05
Jan 2019

5 Cara Menghemat Biaya Operasional Bisnis Kuliner

Salah satu hal yang paling sering dipikirkan oleh para pebisnis kuliner adalah permasalahan biaya. Banyak sekali biaya yang harus dikeluarkan setiap hari, bulan, dan tahunnya. Biaya ini lah, biaya itu lah, semuanya butuh biaya.

Setiap akhir bulan Anda senang sekali melihat jumlah penjualan yang sangat tinggi. Tapi ketika Anda melihat laporan pengeluaran wah ternyata banyak sekali. Akhirnya percuma penjualan tinggi kalau semua keuntungan itu pada akhirnya juga dipakai untuk membayar listrik, sewa, air, staff, marketing dan lainnya.


Belum lagi Anda dikagetkan oleh barang-barang yang rusak maupun hilang yang mengharuskan Anda spend money lagi untuk memperbaiki atau membeli barang-barang yang sudah rusak tersebut. Belum lagi bahan-bahan makanan yang busuk yang sudah tidak bisa Anda ubah lagi menjadi pemasukan.


Nampaknya memecahkan permasalahan biaya akan membuat hidup Anda sebagai owner lebih mudah dan lebih makmur. Tapi apa saja sih sebenarnya hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya?


1. Revisi Menu

Coba lihat kembali daftar menu Anda. Terlalu banyak kah menu yang Anda sediakan di dalam restoran atau cafe Anda? Terlalu banyak kah makanan ataupun minuman yang tidak pernah dipesan oleh siapapun?

Lebih baik Anda analisa kembali item-item makanan atau minuman mana saja yang sebenarnya hanya menjadi beban untuk bisnis kuliner Anda. Karena kalau memang tidak ada yang pernah memesan sama sekali, buat apa Anda menghabiskan uang membeli bahan baku?

Setelah melakukan analisis yang mendalam Anda bisa tahu mana saja item yang bisa dibuang atau dikurangi volumenya. Dengan begitu akan lebih hemat biaya.


2. Kurangi Penggunaan Air

Ini juga mungkin biaya yang sering dilupakan oleh banyak pebisnis kuliner. Padahal biaya ini bisa menumpuk dan menjadi beban yang lumayan berat.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengingatkan staff Anda untuk menghemat penggunaan air sebisa mungkin. Mungkin membatasi jumlah air yang digunakan saat mencuci piring.

Siapa tahu dengan begini tagihan air Anda bulan depan akan berkurang dan berkurang dan Anda sudah menghemat biaya yang sebenarnya lumayan besar.


3. Gunakan Lampu Hemat Energi

Ini sangat penting juga untuk biaya listrik Anda. Karena walapun siang hari sekalipun outlet Anda biasanya tetap harus menyalakan lampu untuk dekorasi.

Tapi kalau semua lampu selalu menyala setiap saat, bayangkan berapa besar biaya yang bisa Anda hemat jika semua sistem penerangan yang ada di outet Anda adalah hemat energi. Mungkin tagihan listrik menjadi tidak begitu besar.

Atau ya kalau memungkinkan, matikan saja lampu yang tidak begitu penting. Atau kurangi jumlah lampu di outlet Anda


4. Gunakan Sistem FIFO

First in, first out. Jadi, semua barang yang datang duluan juga harus digunakan duluan. Karena biasanya barang yang duluan datang akan lebih cepat expired. Dan barang expired akan menambah biaya Anda.

Jadi untuk mengurangi pengeluaran Anda bisa menggunakan metode untuk memastikan tidak ada barang yang busuk yang akan membebani profit margin Anda.


5. Maksimalkan Marketing Rendah Biaya

Jaman now seperti ini, marketing tidak harus mahal. Semua social media bisa Anda gunakan dengan gratis untuk mempromosikan restoran atau cafe Anda.

Anda tidak harus membayar banner yang sebesar gedung lagi untuk mendapatkan promosi besar-besaran. Dengan sedikit kreatif Anda bisa go viral tanpa spend money yang besar.


Operational